Mitos vs. Fakta: Memahami Kesehatan Gigi dengan Benar
Banyak orang menyebarkan mitos tentang kesehatan gigi yang sering kali membingungkan. Selain itu, jika mitos tersebut terus beredar, hal ini akan memengaruhi cara seseorang merawat giginya. Oleh karena itu, agar kamu tidak terpengaruh oleh informasi yang keliru, berikut mitos dan fakta seputar gigi dan mulut yang perlu kamu ketahui.

Berikut beberapa mitos dan fakta terkait dengan kesehatan gigi:
Mitos: “Sikat Gigi Setelah Makan Dapat Melindungi Gigi”
Fakta: Membersihkan gigi langsung setelah makan justru dapat mengikis lapisan enamel gigi karena asam melemahkan enamel. Sebaiknya Anda menunggu 30 menit setelah makan sebelum membersihkan gigi.
Mitos: “Jika Gusi Berdarah, Lebih Baik Tidak Menyikat Gigi.”
Fakta: Gusi yang berdarah bisa menjadi tanda awal penyakit gusi. Menyikat gigi secara lembut dua kali sehari dan menggunakan benang gigi dapat membantu membersihkan plak dan mencegah peradangan gusi.
Mitos: “Sikat Gigi Dengan Gaya Gerakan Horizontal.”
Fakta: Gaya gerakan sikat gigi yang disarankan adalah gerakan melingkar atau memutar, bukan horizontal. Gerakan melingkar lebih efektif membersihkan plak dan sisa makanan dari permukaan gigi.
Mitos: “Pasta Gigi Herbal Lebih Baik dari Pasta Gigi Biasa.”
Fakta: Pasta gigi yang mengandung fluoride adalah yang direkomendasikan oleh dokter gigi karena fluoride membantu melindungi gigi dari kerusakan dan pembentukan plak.
Mitos: “Semua Perawatan Gigi Sama, Tidak Peduli Umur.”
Fakta: Perawatan gigi harus disesuaikan dengan usia dan kebutuhan individu. Anak-anak, remaja, dewasa, dan lanjut usia membutuhkan jenis perawatan yang berbeda-beda.
Baca juga: 6 Kebiasaan yang Dapat Merusak Gigi Anda
Yuk, ketahui fakta kesehatan gigi yang benar agar Anda dan keluarga bisa merawat gigi dengan lebih tepat. Untuk konsultasi dan pemeriksaan lengkap, lakukan reservasi di Dental 21 sekarang.
