“Gigi Susu Toh Nanti Juga Lepas” — Benarkah Tidak Perlu Dirawat? Ini Faktanya

“Buat apa repot merawat gigi susu? Toh nanti juga lepas sendiri dan diganti gigi permanen.” Anggapan ini masih sangat umum dipegang banyak orang tua. Akibatnya, banyak yang menganggap sepele ketika gigi susu anak berlubang, menghitam, atau rusak — dengan pikiran bahwa toh gigi tersebut akan tanggal juga.
Padahal, anggapan ini keliru dan bisa berdampak serius pada kesehatan gigi anak di masa depan. Gigi susu memiliki peran yang jauh lebih penting daripada sekadar “gigi sementara”. Merawatnya dengan baik adalah investasi untuk kesehatan gigi permanen dan tumbuh kembang anak secara keseluruhan. Artikel ini akan membahas fakta sebenarnya tentang pentingnya merawat gigi susu.
Baca juga: Tambal Biasa Tidak Cukup? Kenali Solusi Inlay dan Onlay Keramik untuk Kerusakan Besar
Fakta Pentingnya Merawat Gigi Susu
Berikut alasan mengapa gigi susu tetap harus dirawat dengan baik:
1. Gigi Susu Menjaga Ruang untuk Gigi Permanen
Salah satu fungsi terpenting gigi susu adalah sebagai “penjaga tempat” (space maintainer) bagi gigi permanen yang akan tumbuh di bawahnya. Jika gigi susu tanggal terlalu dini akibat kerusakan, gigi di sebelahnya bisa bergeser mengisi ruang kosong — menyebabkan gigi permanen tumbuh berdesakan atau tidak rapi.
2. Memengaruhi Kemampuan Mengunyah dan Nutrisi
Gigi susu yang sehat dibutuhkan anak untuk mengunyah makanan dengan baik. Gigi yang rusak atau sakit membuat anak sulit makan, yang pada akhirnya dapat memengaruhi asupan nutrisi dan tumbuh kembangnya.
3. Berperan dalam Perkembangan Bicara
Gigi susu membantu anak belajar mengucapkan kata-kata dengan jelas. Kehilangan gigi susu terlalu dini, terutama gigi depan, dapat memengaruhi kemampuan bicara dan pelafalan anak.
4. Gigi Susu Berlubang Menimbulkan Nyeri dan Infeksi
Gigi susu yang berlubang bukan hanya menimbulkan rasa sakit yang mengganggu. Jika dibiarkan, infeksinya dapat berkembang hingga ke akar dan menyebar ke jaringan di sekitarnya, sama seperti pada gigi permanen.
5. Infeksi Gigi Susu Bisa Memengaruhi Benih Gigi Permanen
Ini fakta yang sering tidak disadari: infeksi parah pada gigi susu (hingga ke akar) dapat mengganggu benih gigi permanen yang sedang terbentuk di bawahnya, sehingga berisiko membuat gigi permanen tumbuh dengan gangguan bentuk atau warna.
6. Memengaruhi Rasa Percaya Diri Anak
Gigi susu yang rusak, menghitam, atau tanggal dini dapat membuat anak merasa malu atau kurang percaya diri, terutama saat mulai bersosialisasi di sekolah.
7. Membentuk Kebiasaan Kesehatan Mulut Sejak Dini
Merawat gigi susu mengajarkan anak kebiasaan menjaga kebersihan mulut sejak dini — fondasi penting yang akan mereka bawa hingga dewasa.
Cara Merawat Gigi Susu Anak dengan Benar

Berikut langkah-langkah penting untuk menjaga kesehatan gigi susu anak:
1. Mulai Membersihkan Sejak Gigi Pertama Tumbuh
Bersihkan gusi bayi dengan kain lembut yang dibasahi sebelum gigi tumbuh, dan mulai menyikat dengan sikat gigi bayi berbulu lembut begitu gigi pertama muncul.
2. Gunakan Pasta Gigi Berfluoride Sesuai Usia
Gunakan pasta gigi berfluoride dengan takaran sesuai usia anak. Untuk anak di bawah 3 tahun umumnya digunakan olesan tipis seukuran butir beras, dan untuk anak 3–6 tahun seukuran biji kacang polong. (Catatan: sesuaikan takaran dengan panduan yang Anda anut — IDAI/PDGI — karena anjuran dapat sedikit berbeda.)
3. Sikat Gigi Dua Kali Sehari
Biasakan anak menyikat gigi pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Dampingi anak hingga ia mampu menyikat gigi sendiri dengan baik.
4. Batasi Makanan dan Minuman Manis
Kurangi konsumsi permen, cokelat, dan minuman manis yang menjadi penyebab utama gigi berlubang. Hindari pula kebiasaan anak tidur sambil mengempeng botol berisi susu, karena berisiko menyebabkan gigi berlubang.
5. Lakukan Pemeriksaan Gigi Rutin Sejak Dini
Ajak anak ke dokter gigi sejak usia 1 tahun atau saat gigi pertama tumbuh, dan lakukan kontrol rutin setiap 6 bulan. Selain untuk deteksi dini, ini juga membuat anak terbiasa dengan suasana klinik gigi sehingga tidak takut saat dewasa.
Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Karang Gigi: Mana yang Benar-Benar Efektif?
Gigi Susu Sementara, tapi Perannya Tidak Sementara
Anggapan “gigi susu toh nanti juga lepas” adalah mitos yang bisa merugikan kesehatan gigi anak di masa depan. Meski bersifat sementara, gigi susu memegang peran vital — mulai dari menjaga ruang untuk gigi permanen, mendukung kemampuan makan dan bicara, hingga melindungi benih gigi permanen yang sedang berkembang. Merawat gigi susu sejak dini adalah investasi jangka panjang untuk senyum sehat anak Anda.
Konsultasikan masalah gigi Anda hari ini: Hubungi Admin Dental 21 via WhatsApp
🏥Dental 21 PIK | Klinik Premium Spesialis Memperbaiki Gigi Rusak
📍Town House Cordoba No. 21 Bukit Golf Mediterania, Town House Cordoba No.21, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14470
🕒 Senin–Sabtu, 11.00–20.00 WIB
