Gusi Belakang Bengkak dan Sakit Saat Mengunyah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda merasakan gusi di bagian belakang mulut membengkak dan terasa sakit setiap kali mengunyah? Kondisi ini sangat mengganggu — makan jadi tidak nyaman, mulut terasa penuh, dan terkadang rasa nyeri menjalar hingga ke rahang atau telinga. Banyak orang mencoba menahan atau mengabaikannya dengan harapan akan sembuh sendiri.
Padahal, gusi belakang bengkak dan sakit saat mengunyah sering kali menjadi tanda adanya masalah yang membutuhkan penanganan, mulai dari gigi bungsu yang tumbuh bermasalah hingga infeksi gusi. Artikel ini akan membahas tuntas berbagai penyebab kondisi ini beserta cara mengatasinya agar Anda bisa kembali makan dengan nyaman.
Baca juga: 7 Masalah Umum pada Gigi Geraham Bawah dan Cara Mengatasinya
Penyebab Gusi Belakang Bengkak dan Sakit Saat Mengunyah
Ada beberapa kemungkinan penyebab gusi belakang membengkak dan terasa sakit saat mengunyah. Berikut yang paling umum:
1. Gigi Bungsu Tumbuh Miring atau Impaksi
Ini adalah penyebab paling umum. Gigi bungsu (geraham ketiga) yang tumbuh tanpa cukup ruang akan tumbuh miring, terjebak sebagian, atau menekan gigi di depannya. Kondisi ini menyebabkan gusi di sekitarnya membengkak dan terasa sakit, terutama saat mengunyah.
2. Perikoronitis (Radang Gusi di Sekitar Gigi Bungsu)
Ketika gigi bungsu baru tumbuh sebagian, gusi yang menutupi sebagian gigi menjadi tempat sisa makanan dan bakteri terjebak. Area yang sulit dibersihkan ini memicu peradangan yang disebut perikoronitis — ditandai dengan gusi bengkak, nyeri, dan kadang keluar nanah.
3. Infeksi Gusi (Periodontitis)
Penumpukan plak dan karang gigi di area belakang yang sulit dijangkau dapat memicu infeksi gusi. Peradangan ini membuat gusi membengkak, mudah berdarah, dan terasa sakit saat tertekan oleh makanan.
4. Gigi Geraham Berlubang atau Infeksi
Gigi geraham belakang yang berlubang dalam atau terinfeksi dapat menyebabkan peradangan yang menjalar ke gusi sekitarnya. Rasa sakit sering muncul atau memburuk saat mengunyah karena tekanan langsung pada gigi yang bermasalah.
5. Abses Gusi atau Gigi
Infeksi yang membentuk kantong nanah (abses) di gusi belakang atau akar gigi menimbulkan pembengkakan dan nyeri hebat. Abses biasanya disertai rasa berdenyut dan terkadang demam.
6. Trauma atau Iritasi
Tergigit tidak sengaja, tertusuk makanan keras (seperti tulang atau kerupuk), atau iritasi dari gigi tiruan yang tidak pas juga dapat menyebabkan gusi belakang membengkak dan sakit sementara.
Penanganan Medis di Klinik Gigi
Dokter gigi akan melakukan pemeriksaan dan biasanya menggunakan rontgen untuk mengevaluasi posisi gigi bungsu serta kondisi tulang. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter akan menentukan penanganan yang sesuai:
- Pembersihan profesional pada area yang meradang untuk mengangkat sisa makanan dan bakteri
- Pencabutan gigi bungsu (odontektomi) jika impaksi menjadi penyebab dan berulang
- Perawatan saluran akar jika infeksi berasal dari gigi geraham yang bermasalah
- Drainase abses dan pemberian antibiotik jika terdapat infeksi bernanah
- Scaling untuk mengatasi radang gusi akibat karang gigi
- Tambal gigi jika penyebabnya adalah gigi geraham berlubang
Dengan penanganan yang tepat, gusi belakang yang bengkak akan sembuh dan Anda bisa kembali mengunyah dengan nyaman.
Baca juga: 7 Pantangan Setelah Perawatan Gigi yang Sering Dilanggar Pasien
Jangan Abaikan Gusi Belakang yang Bengkak dan Sakit
Gusi belakang yang bengkak dan sakit saat mengunyah bukanlah kondisi yang bisa dianggap sepele. Di balik gejala ini, bisa terdapat masalah seperti gigi bungsu impaksi, perikoronitis, infeksi gusi, atau gigi geraham yang bermasalah — semuanya membutuhkan diagnosis yang tepat untuk penanganan yang efektif. Mengandalkan obat pereda nyeri saja hanya akan menunda masalah, bukan menyelesaikannya.
Konsultasikan masalah gigi Anda hari ini: Hubungi Admin Dental 21 via WhatsApp
🏥Dental 21 PIK | Klinik Premium Spesialis Memperbaiki Gigi Rusak
📍Town House Cordoba No. 21 Bukit Golf Mediterania, Town House Cordoba No.21, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14470
🕒 Senin–Sabtu, 11.00–20.00 WIB
